Bank Dunia ingin memberi Ukraina lebih banyak dukungan finansial, termasuk “proyek perbaikan mendesak” di bidang transportasi, energi, dan perumahan. Inilah yang dikatakan salah satu anggota dewan, Anna Berdy, menjelang konferensi tentang pemulihan Ukraina.
Konferensi ini, yang dimulai besok di London, membahas tentang rekonstruksi Ukraina. Misalnya, negara ingin fokus pada produksi baja berkelanjutan dalam jangka panjang. Namun dalam jangka pendek, negara ini bergulat dengan infrastruktur dan rumah yang hancur, serta jaringan listrik yang dirusak oleh pemboman Rusia. Pihak swasta, seperti dana investasi, akan hadir dalam konferensi tersebut.
Bank Dunia sejauh ini telah mentransfer lebih dari 19 miliar euro ke Kiev, terutama dalam bentuk hibah. Di masa mendatang, pemberi pinjaman ingin meningkatkan dukungannya kepada petani Ukraina dan memastikan bahwa keluarga siap menghadapi musim dingin, lapor Reuters. Misalnya, menurut Bank Dunia, dibutuhkan lebih dari 700 juta euro untuk perbaikan rumah saja. Untuk memperbaiki kerusakan total yang terjadi satu tahun setelah perang, tidak kurang dari €376 miliar, zo Perkiraan organisasi pada bulan Maret.
Niels Warlow

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark