Wabah flu burung di Israel utara telah mendatangkan malapetaka pada burung-burung liar. Media Israel melaporkan bahwa lebih dari 5.000 crane telah mati.
Pihak berwenang berbicara tentang kerusakan alam terbesar dalam sejarah negara itu. Pejabat Taman dan Alam Israel telah mulai mengumpulkan mayat bangau yang mati di Cagar Alam Hula. Lahan basah ini memiliki kepentingan internasional dalam kerangka apa yang disebut Konvensi Ramsar (konvensi lingkungan UNESCO yang mulai berlaku pada tahun 1975).
Di cagar alam, di mana ribuan bangau dari Eropa mencari makan setiap tahun dalam perjalanan mereka ke Afrika, sekitar 5.200 mati telah dihitung. “Banyak mayat mengambang di tengah rawa, yang membuat mereka sulit untuk dipindahkan,” kata kepala ilmuwan Yuri Naveh, Senin. Staf taman mencoba untuk memindahkan bangkai secepat mungkin untuk mencegah kontaminasi satwa liar lainnya. Namun, proses pembersihan lebih lambat dari yang diharapkan. “Kami sedang mencari apakah ada solusi lain,” kata Naveh.
Sekitar setengah juta ayam telah dimusnahkan di daerah itu sejauh ini, menurut Kementerian Pertanian Israel, karena takut menyebarkan penyakit menular. Menteri Perlindungan Lingkungan Tamar Zandberg berbicara di Twitter tentang “bencana satwa liar terburuk dalam sejarah Israel.” Dia mengatakan tingkat kerusakan masih belum jelas.
Setengah juta derek
Sekitar 500.000 derek Eropa berhenti di cadangan setiap tahun. Sejumlah kecil dari mereka dibiarkan berhibernasi, kata Yaron Michaeli, juru bicara Cagar Danau Hula. Tahun ini, menurut dia, diperkirakan mencapai 30.000 eksemplar. Diyakini bahwa burung bangau menginfeksi burung-burung kecil yang terjangkit flu burung di peternakan tempat penyakit menular itu menyebar. Michaeli mengatakan jumlah korban tewas di antara crane tampaknya telah stabil dalam beberapa hari terakhir. Ini adalah pertanda baik. Mungkin burung-burung mulai menguasai mereka sekarang. Kami sangat berharap demikian.”
Menurut kantor Perdana Menteri Israel Naftali Bennett, pejabat dari kementerian pertanian, lingkungan dan kesehatan sedang memantau situasi. Tidak ada informasi tentang kontaminasi manusia. Siapapun yang terkena influenza mengembangkan gejala seperti demam, sakit kepala, dan nyeri otot.
Tonton video berita yang paling banyak dilihat di daftar putar di bawah ini:
Akses gratis tanpa batas ke Showbytes? Dan itu bisa!
Masuk atau buat akun dan jangan pernah melewatkan apa pun dari bintang.

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark