Berita Noos•
Korban tewas dalam runtuhnya sebuah gedung apartemen di kota Belgorod, Rusia, telah meningkat menjadi tiga belas orang. Menurut Rusia, gedung 10 lantai itu runtuh akibat serangan Ukraina kemarin. Setidaknya dua puluh orang terluka, menurut pihak berwenang.
Pencarian berlanjut sepanjang hari untuk mencari korban yang selamat. Saat tim penyelamat bekerja, sirene berbunyi beberapa kali.
Layanan penyelamatan Rusia mengatakan sejauh ini 13 mayat telah ditemukan. Kementerian Pertahanan di Moskow mengatakan gedung itu terkena rudal Ukraina yang ditembak jatuh oleh senjata antipesawat Rusia. Puing-puing menghantam apartemen sehingga menyebabkan sebagian bangunan runtuh.
Sebuah video yang dibagikan secara online menunjukkan bagaimana sebagian bangunan runtuh segera setelah ledakan:

Sebuah apartemen Rusia runtuh setelah meledak
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan: “Ini adalah serangan yang menargetkan warga sipil yang membuktikan sifat kriminal Ukraina dan sekutunya.” Menurut gubernur, wilayah Belgorod menjadi sasaran “pengeboman hebat” oleh pasukan Ukraina pada malam Sabtu hingga Minggu.

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark