Korban tewas dalam kerusuhan di penjara Ekuador telah meningkat menjadi lebih dari 100. Layanan penjara negara Amerika Latin mengumumkan hal ini setelah lebih banyak mayat ditemukan dan diidentifikasi. Setidaknya lima tahanan dipenggal.
Kemarin pihak berwenang melaporkan 24 lagi tewas Karena kekerasan di penjara Guayaquil, kota terbesar di negara itu. Jumlah yang terluka juga sedikit meningkat: dari 48 menjadi 52.
Di luar penjara ada kerabat narapidana yang ingin tahu bagaimana keadaan orang yang mereka cintai.
kartel meksiko
Dalam kerusuhan itu, para tahanan saling serang dengan senjata api, pisau, dan bahan peledak. Polisi dan tentara membutuhkan waktu sekitar lima jam untuk memulihkan ketertiban di kompleks itu.
Pihak berwenang mengatakan kemarin bahwa pertengkaran antara dua geng lokal yang bersaing memicu kekerasan. Mantan kepala intelijen militer negara itu sekarang mengatakan organisasi kriminal internasional terlibat. Dia menyebutkan kartel narkoba Meksiko Sinaloa dan Jalisco. “Mereka ingin menabur ketakutan,” kata mantan pejabat itu.
Asap mengepul di beberapa tempat di dalam penjara, dan tembakan serta ledakan terdengar:

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark