Sebuah tim astronom secara tidak sengaja menemukan sebuah galaksi yang mereka pikir seharusnya tidak ada. Galaksi ini sangat kecil dan terisolasi sehingga pengetahuan kita tentang galaksi saat ini tidak dapat menjelaskan keberadaannya.
Galaksi PEARLSDG ditemukan secara kebetulan ketika para ilmuwan memeriksa gambar dari Teleskop James Webb. Mereka menemukan fenomena cahaya yang sangat redup yang awalnya tidak dapat dijelaskan, tulis mereka dalam jurnal edisi terbaru Surat Jurnal Astrofisika.
Galaksi katai mempunyai bintang yang relatif sedikit, kurang dari 100 juta bintang. Oleh karena itu, mereka memancarkan sedikit cahaya dan sulit ditemukan dengan teleskop. Sebagai perbandingan, Bima Sakti mempunyai sekitar 200 miliar bintang.
PEARLSDG sangat kecil dan redup bahkan untuk ukuran galaksi katai. Ini menandakan bahwa itu memang galaksi purba. Ia juga tidak terletak dekat dengan galaksi lain dan tidak menciptakan bintang-bintang baru. Bahkan galaksi terkecil pun biasanya melakukan hal ini.
Para ilmuwan tidak dapat menjelaskan bagaimana galaksi kecil, tenang, dan terisolasi bisa bertahan begitu lama. “Galaksi katai jenis ini tidak sesuai dengan pengetahuan kita saat ini tentang bagaimana galaksi terbentuk,” kata pemimpin peneliti Tim Carlton.
Karena PEARLSDG hanya berisi sedikit bintang terang, para astronom dapat menghitung bahwa sistem tersebut terletak sekitar 98 juta tahun cahaya dari Bumi.


Fikri Maulana adalah penulis di Balicitizen.com yang mengulas berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang objektif dan informatif, Fikri menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Robot Seukuran Burung Ini Mampu Berenang, Menyelam, dan Terbang dengan Satu Pasang Sayap
Peramban Chrome Catat Rekor Kecepatan di MacBook Pro M5
Rhino Linux 2026.1 Resmi Dirilis, Hadirkan Edisi Lomiri dengan Dukungan Kernel Linux 7.0