Kabar baik Sabtu sore: Raja Jigme Khesar dan Ratu Jetsun dari Bhutan telah menyambut anak ketiga! Pengadilan Bhutan pagi ini mengumumkan bahwa pasangan kerajaan telah menyambut seorang bayi perempuan, putri pertama mereka.
Pada bulan Juni tahun ini, istana Bhutan mengumumkan bahwa keluarga kerajaan akan bertambah dengan keturunan baru. Raja dan ratu terlihat saling jatuh cinta dalam postingan Instagram. Ratu Jetsun yang terlihat jelas sedang hamil di foto tersebut, kehamilannya pun disambut dengan antusias.
Baca selengkapnya di bawah gambar.
Pasangan kerajaan Bhutan menyambut putri pertama mereka
Kini pengadilan Bhutan mengumumkan bahwa Ratu Jetsun (33) dan Raja Jejmar Khesar (43) telah menyambut anak ketiga mereka. Ia merupakan putri pertama Druk Gyalpo dan Gaeltsuen, sebutan bagi Raja dan Ratu Bhutan. Raja dan Ratu Bhutan melahirkan putra pertama mereka pada Februari 2016, kemudian putra kedua mereka lahir pada Maret 2020 dan kali ini berjenis kelamin perempuan!
Baca selengkapnya di bawah gambar.

Menurut pengadilan, ibu dan anak tersebut dalam keadaan sehat. Pasangan kerajaan berterima kasih kepada tim medis mereka dan berterima kasih kepada semua orang atas harapan baik mereka. Ini bukan satu-satunya berita bayi minggu ini. Awal pekan ini, pengadilan Belgia mengumumkan bahwa pangeran dan putri Belgia ini juga telah melahirkan seorang putri. Menyenangkan sekali!
Foto: Kantor Berita Afghanistan/Instagram

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark