Omroep Bersama, yang artinya “bersama”, akan menjadi penyiar dengan program mingguan dari Hindia Belanda. Menurut pembuat film Brabant San Fu Maltha dari Oudenbosch, penyiar seperti itu sangat dibutuhkan. Menurutnya, media Belanda tidak banyak menulis tentang masalah ini.
“Ada lebih dari dua juta orang Belanda yang tinggal di Belanda yang berasal dari bekas Hindia Belanda. Ini mewakili lebih dari sepuluh persen penduduk Belanda, tetapi Anda melihat atau mendengar sangat sedikit di media. Kita harus memastikannya. bahwa kita tidak melestarikan warisan kita, “kata Maltha. Dia berdiri di Brabanthallen. Ada Pasar Malam pada hari Minggu sore yang merupakan perayaan budaya dimana Indonesia menjadi sentralnya. Tempat yang baik bagi Maltha untuk merekrut anggota, karena Omroep Bersama hanya dapat dicapai dengan setidaknya lima puluh ribu anggota.
‘Sekarang atau tidak sama sekali
Maltha: “Ini terjadi sekarang atau tidak pernah terjadi karena generasi pertama orang Indian Belanda semakin tua.” Itu juga penting di luar komunitas itu, menurut Maltha. “Kami berharap ada juga kesadaran di seluruh Belanda bahwa ini adalah bagian dari sejarah Belanda kami.”
Tonton dalam video apa pendapat pengunjung Pasar Malam tentang penyiar dari Hindia Belanda:

Tania Safitri adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu-isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Tania menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kebutuhan dan minat pembaca, sekaligus membantu mereka memahami berbagai peristiwa yang sedang menjadi perhatian publik.

Berita Lainnya
Indonesia Perkuat Strategi Wisata Olahraga melalui Seri Lari Geopark 2026–2027
Produser Intan Kieflie Bawa Deretan Film Horor Indonesia ke Pasar Film Cannes
Australian Chamber Orchestra Akuisisi Viola Langka Maggini Tahun 1610