Berita Noos•
Pendarat bulan AS Odysseus, yang mendarat darurat di bulan minggu lalu, akan berhenti bekerja lebih cepat dari yang diperkirakan. Perusahaan di balik misi komersial pertama ke Bulan, Intuitive Machines, memperkirakan akan kehilangan kontak dengan Odysseus dalam satu hari.
Perusahaan dan NASA sebelumnya memperkirakan Odysseus memiliki energi yang cukup untuk bertahan setidaknya hingga Kamis, dan idealnya hingga akhir minggu depan. Setelah itu, pekerjaan akan tetap berakhir, karena terlalu sedikit sinar matahari yang mengenai panel perangkat.
Untuk pertama kalinya sejak tahun 1972
Saat mendarat di bulan, Odysseus mungkin mengalami cedera pada salah satu kakinya karena lanskap bulan yang tidak rata, sehingga menyebabkan pendaratnya terjatuh. Kolektor surya perangkat tidak lagi diarahkan ke Matahari, dan sebagian antena tidak dapat menghubungi Bumi. Jadi transfer data sekarang terbatas.
Odysseus adalah pesawat luar angkasa Amerika pertama yang mendarat di bulan sejak misi Apollo terakhir NASA pada tahun 1972, ketika astronot Gene Cernan dan Harrison Schmitt menginjakkan kaki di permukaan. Pendarat tersebut sekarang juga berisi enam instrumen NASA. Misi ini penting bagi organisasi tersebut karena ingin menggunakan gambar pendaratan untuk pendaratan di bulan berawak di masa depan.
Odyssey juga menyertakan karya seni dalam bentuk digital, termasuk karya orang Belanda Bram Reijnders:

Karya orang Belanda ini kini juga sudah ada di bulan

Fikri Maulana adalah penulis di Balicitizen.com yang mengulas berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang objektif dan informatif, Fikri menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Robot Seukuran Burung Ini Mampu Berenang, Menyelam, dan Terbang dengan Satu Pasang Sayap
Peramban Chrome Catat Rekor Kecepatan di MacBook Pro M5
Rhino Linux 2026.1 Resmi Dirilis, Hadirkan Edisi Lomiri dengan Dukungan Kernel Linux 7.0