The news is by your side.

Pengamat: Papua Membara, Jokowi Foya-Foya?

0

Oleh: Mujahir  |

Balicitizen.com, Jakarta – Pengamat politik, Nasrudin Joha, mengkritik langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait penanganan Papua. Menurut dia, narasi ‘saling memaafkan’ tidak pantas keluar dari seorang kepala negara.

Padahal, Jokowi dapat menyelesaikan persoalan Papua dengan kewenangannya sebagai kepala negara itu. Bahkan, kata Nasrudin, para pandukung Jokowi, baik dari partai atau kelompok kepentingan, juga bungkam soal isu Papua.

“Mereka, seperti gagu, tidak cerewet seperti ketika membahas posisi menteri kabinet dan pimpinan MPR RI,” kata dia dalam keterangan tertulis, Senin (26/8).

Dia menegaskan, di tengah kondisi Papua yang membara, di antara kegentingan pra kondisi menuju referendum dan akhirnya pemisahan diri dari NKRI, Jokowi justru sibuk beli mobil baru untuk kabinetnya. Mobil yang nilainya Rp147 miliar ini, tidak berempati dengan kondisi rakyat yang lagi sulit.

Menurut dia, kalau negara sedang kaya, pertumbuhan ekonomi lagi baik mencapai 7 persen (sesuai Jokowi), tak masalah para menteri merepresentasikan kemakmuran rakyat. Tapi ini berbeda, rakyat Indonesia saat ini kesulitan dalam sektor ekonomi.

“Ini kabinet Jokowi malah mau foya-foya,” kata dia. Apatah lagi, kondisi Papua sedang membara. Rakyat Papua makin jengkel pada pemimpin di Jakarta.

Pemerintah tidak memberi respons yang pruden dan terbaik untuk Papua, pejabat di Jakarta malah asyik foya-foya. Maka itu, dia menilai wajar saja semua partai rebutan kursi menteri.

“Jadi menteri itu enak. Banyak fasilitasnya. Tak perlu juga pinter-pinter, cukup senyum berseri ketika ditanya wartawan soal mengelola Pemerintahan. Atau cukup anu, apa, anu, apa, anu, apa, ujungnya: bukan urusan saya,” kata dia. Ari/INI/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.