BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Penjara seumur hidup untuk agen FSB Rusia yang menembak orang Georgia di Berlin

Pengadilan Berlin menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup kepada seorang warga negara Rusia atas pembunuhan seorang warga Chechnya Georgia. Menurut pengadilan, pembunuhan itu dilakukan atas nama intelijen Rusia.

Georgia Zelimchan Changosvili, 40, ditembak mati di siang hari bolong di sebuah taman di Berlin Agustus lalu. Di masa lalu, orang Georgia asal Chechnya berperang melawan pasukan Rusia. Dia telah selamat dari beberapa upaya pembunuhan yang tidak dapat dibenarkan sebelumnya. Sejak 2016 dia tinggal di Jerman.

Tak lama setelah serangan fatal itu, Vadim Krasikov dari Rusia ditangkap dan diidentifikasi sebagai komandan FSB. Menurut penyelidik Jerman, dia adalah bagian dari pemerintahan yang dituduh membunuh lawan Rusia di luar negeri. Dan pembunuhan itu dipersiapkan dengan cermat, menurut pengadilan, dengan bantuan “asisten” di ibu kota Jerman.

Terpidana menyangkal adanya hubungan dengan negara Rusia dan juga mengklaim memiliki nama yang berbeda. Menurut polisi dan keadilan Jerman, nama ini adalah nama samaran untuk pria itu.

Kedutaan Rusia menggambarkan kecaman dalam reaksi pertama sebagai “subjektif dan bermotivasi politik,” lapor kantor berita Rusia. RIA Novosti.

Ketegangan diplomatik

Pembunuhan itu meningkatkan ketegangan diplomatik antara Jerman dan Rusia. Berlin memutuskan untuk mengusir dua diplomat Rusia karena Moskow akan menggagalkan penyelidikan pembunuhan itu. Rusia juga mengirim diplomat Jerman pergi.

Presiden Rusia Putin mengatakan negaranya tidak ada hubungannya dengan kematian Changosvili. dia jelaskan itu Georgia lebih sebagai “orang yang sangat kejam”, yang dia sendiri akan menjadi seorang pembunuh. Juru bicara Kremlin Peskov mengatakan tuduhan bahwa Rusia terlibat dalam pembunuhan itu tidak berdasar.

Keyakinan dapat lebih lanjut meregangkan hubungan Jerman-Rusia. Awal minggu ini Jerman, setelah berkonsultasi dengan Amerika Serikat, memutuskan untuk tidak mengoperasikan pipa gas Nord Stream 2 yang baru jika situasi di Ukraina meningkat.

READ  Chris B mendorong pengantin wanita dari tebing selama bulan madunya: "Dia harus menulis di buku hariannya betapa indahnya itu" | di luar negeri

Agen FSB Mati

Dua bulan lalu, mayatnya ditemukan di Kedutaan Besar Rusia di Berlin Aku menemukannya Kepada seorang pria Rusia berusia 35 tahun, yang menurut media Jerman, juga seorang agen FSB. Dikatakan bahwa salah satu kerabatnya bekerja di departemen yang sama dengan terpidana Vadim Krasikov.

Apalagi kematiannya diselimuti misteri. Polisi Berlin tidak dapat menyelidiki lebih lanjut karena orang yang meninggal adalah seorang diplomat. Menurut kedutaan Rusia, kecelakaan itu adalah kecelakaan dan pria itu tewas ketika dia jatuh dari jendela. Untuk alasan ini, kedutaan tidak meminta otopsi.