Stanley Elbers pensiun dari sepak bola. Ini kata penduduk Leiden yang berusia 30 tahun siaran barat. Sementara banyak yang memimpikan terobosan dalam sepak bola profesional, sang penyerang lelah dengan “dunia”.
Elbers telah bermain untuk ADO Den Haag, Helmond Sport, Excelsior, PEC Zwolle dan Rumania FC Hermannstadt. Menurut tinjauan, ia telah memainkan 130 pertandingan di Eredivisie pemindahan pasar. Jadi tidak akan ada 131.
Hal-hal palsu di dunia sepakbola
Dia bilang dia sudah menerima tawaran. “Saya menolak semuanya karena saya benar-benar sudah selesai dengan sepak bola dunia. Ada begitu banyak permainan dan hal-hal palsu. Jika Anda melakukannya dengan benar, semua orang akan melarikan diri dengan Anda, tetapi sebaliknya seluruh dunia tidak menarik bagi saya. “
Jangan berbuat banyak
Dia tinggal di Indonesia, di mana dia terjebak setelah pergi berlibur mengunjungi saudara perempuannya. Dan selanjutnya?
“Saat ini saya tidak melakukan banyak hal. Saya pergi ke pantai dan menghabiskan banyak waktu bersama keluarga saya di sini. Sekarang saya juga tidak bekerja, meskipun saya memiliki rencana untuk melakukan sesuatu di Bali.”
ia memenangkan
Dia menginvestasikan uangnya dengan cerdik: “Saya memiliki properti di Belanda yang darinya saya mendapatkan penghasilan. Saya ingin melakukan hal serupa di Bali. Saya membangun dan menyewa vila atau semacamnya.”
🌍 | Mantan pemain ADO Stanley Elbers telah berhenti bermain sepak bola. Penduduk asli Leiden saat ini sedang menikmati kehidupan di Bali, antara lain.https://t.co/lUA23pi0s0
-Omroep WestSport (Omroep WestSport) 27 Maret 2023

Dinda Rahmawati adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita terkini, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga membantu pembaca mengikuti perkembangan isu-isu penting. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Dinda menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan sehari-hari dan kebutuhan pembaca masa kini.

Berita Lainnya
Tenis Anggaran Suci di Indonesia
Reaksi beragam terhadap laporan dekolonisasi di Indonesia
Bagaimana Wiljan Bloem menjadi pemain bintang di Indonesia