BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Peringatan para korban di bekas Hindia Belanda di Limburg …

Oostrum / Oirlo / Leunen / Castenray / Heide / Ysselsteyn / Foal / Merselo / Vredepeel / Smakt / Wanssum / Blitterswijck / Venray / Geijsteren / Ransdaal / Craubeek / Klimmen / Weustenrade / Fromberg / berndrebde

Pada hari Minggu, 15 Agustus, upacara peringatan akan diadakan di Museum Limburg di Wenlow untuk para korban yang jatuh di bekas Hindia Belanda. Hal ini dilakukan bersama dengan Limburg Millionaire keturunan India atau Maluku.

Van Dar & van Heer untuk pameran, anak-anak muda ini mencari akar Indonesia atau Maluku. Pengawas Tamu Pameran Yvette Kopijn memimpin percakapan selama peringatan, yang akan ditayangkan pukul 10.30 pagi halaman Facebook Dari museum.

Hingga Minggu, 5 September, Van Dar & van Heer akan menampilkan 25 hasil pencarian pemuda Limburg dengan akar Indo-Belanda atau Maluku untuk sejarah keluarga mereka sendiri. Berasal dari keluarga campuran yang dijuluki-Indonesia, mereka berpartisipasi dalam proyek Tracing Your Roots yang dipimpin Kobe. Antara lain, orang-orang muda membenamkan diri dalam arsip, melakukan penelitian silsilah keluarga dan berbicara dengan orang tua dan kakek-nenek mereka tentang masa lalu yang tersembunyi.

Baca juga:
Pameran di Museum Limburg karena ketenangan Indus dan Maluku?

“Dengan cara ini, sebagai museum, kami mengetahui sepotong sejarah yang belum terungkap,” kata Marie Koppelmans, manajer acara di Museum Limburg. “Kurator tamu dan 25 anak muda dalam hal ini akan mendapatkan platform dari kami untuk mengeksplorasi masa lalu mereka dan membagikannya kepada kita semua.”

Korban pendudukan Jepang di bekas Hindia Belanda (1942-1945) dan Persia serta Perang Kemerdekaan (1945-1950) diperingati setiap tahun pada tanggal 15 Agustus. Masa pergolakan ini mempengaruhi semua kelompok penduduk di India/Indonesia, termasuk Maluku, (Indo) Eropa, Indonesia, Papua, Indo-Afrika, Sino-Indonesia dan keturunan Yudeo-India.

READ  Kilang minyak Indonesia memicu letusan api | Berita | D.W.

Peringatan Hindia Museum Limburgs akan berlangsung karena korona tanpa pengunjung, tetapi dapat dihadiri secara digital melalui halaman Facebook museum.