Produsen elektronik Jepang Muratta Production akan mulai mengirimkan data lalu lintas di Indonesia bulan depan untuk mengatasi kemacetan lalu lintas kronis dan meningkatkan iklan luar ruang di bawah perjanjian usaha patungan dengan mitra lokal.
Murata mengatakan pada hari Rabu bahwa mereka akan menggunakan sistem deteksi cahaya dan penghitungan lalu lintas berbasis teknologi untuk memantau volume lalu lintas melalui perangkat yang dipasang di jalan di Jakarta, Surabaya, Bandung, pulau Bali dan tempat lain di Indonesia.
Perusahaan yang berbasis di Kyoto itu mengatakan, sistem tersebut mencakup alat pengukur elektronik dan sensor pada rambu dan trotoar di seberang jalan dan mampu membedakan berbagai jenis kendaraan.
Muratta akan menyediakan layanan data lalu lintas berdasarkan perjanjian lisensi dengan PD, perusahaan teknologi informasi lokal. Agrarian Global Indonesia, yang bertanggung jawab untuk menjual data lalu lintas ke klien korporat seperti pengiklan eksternal dan memelihara sistem dan peralatan, kata pejabat Murata.
Mereka mengatakan data lalu lintas tersebut dapat membantu Indonesia mengurangi kemacetan lalu lintas kronis, menambahkan bahwa Muratta sedang mempertimbangkan untuk meluncurkan layanan data lalu lintas serupa di Thailand, Malaysia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya, serta Eropa dan Amerika Serikat.

Surya Hidayat adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita terkini, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga membantu pembaca mengikuti perkembangan isu-isu penting. Melalui pendekatan yang objektif dan berorientasi pada fakta, Surya menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan informasi pembaca saat ini.

Berita Lainnya
Indonesia Aktifkan Kembali Desk Karhutla untuk Antisipasi Ancaman El Niño
Komunitas Adat di Indonesia Timur Hidupkan Kembali Sistem Perlindungan Laut Tradisional
Robot Mecha Berawak Pertama Siap Produksi Diperkenalkan di China