“Indiana University Health telah mengutamakan keselamatan dan kesejahteraan pasien dan anggota tim dengan mewajibkan karyawan untuk divaksinasi penuh terhadap COVID-19 pada 1 September,” kata Berkeley Rios, juru bicara kesehatan Universitas Indiana.
“Setelah masa penangguhan dua minggu yang tidak dibayar yang berakhir pada 14 September, total 125 karyawan, setara dengan 61 karyawan tetap, telah memilih untuk tidak menerima vaksin COVID-19 dan telah meninggalkan organisasi.”
Menurut Rios, lowongan tersebut akan “berdampak kecil pada pekerjaan”.
Situs web IU Health mengatakan sistem ini memiliki lebih dari 34.000 karyawan.
“IU Health bekerja untuk merekrut posisi di area di mana anggota tim telah menunjukkan ketidakpatuhan,” kata Rios.
Presiden Joe Biden bulan lalu mengumumkan persyaratan bahwa semua karyawan federal dan kontraktor divaksinasi di lokasi atau menjalani pengujian rutin dan persyaratan mitigasi.

Zahra Amelia adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, membantu pembaca mengikuti perkembangan isu-isu terkini yang berdampak pada kehidupan sehari-hari. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Zahra menghadirkan laporan serta cerita yang relevan, menarik, dan bermanfaat bagi pembaca Balicitizen.com.

Berita Lainnya
Komputer Kuantum Atom Netral Terintegrasi Pertama Jepang, Shunkai, Mulai Beroperasi
China Gelar World Humanoid Robot Games, 2.056 Robot Siap Bersaing di Beijing
Awan Batu Menguap dan Samudra Magma Diduga Menyelimuti Eksoplanet Misterius Jenis Sub-Neptunus