Presiden Prancis Emmanuel Macron telah mendesak rakyat Prancis untuk tidak panik tentang kekurangan bahan bakar di Prancis yang disebabkan oleh pemogokan di kilang minyak.
Akibatnya, stasiun pompa benar-benar kering di beberapa wilayah negara itu, terutama di sekitar Paris dan Prancis utara. Kekhawatiran akan kelangkaan bahan bakar membuat antrean panjang pengendara hingga ke SPBU.
Pemogokan di kilang Perancis dimulai bulan lalu. Macron mengatakan pemerintah sedang dalam proses meluncurkan pasokan bahan bakar strategis untuk memasok SPBU. Dia juga mengatakan dari KTT Eropa di Praha bahwa dia berharap untuk segera mencapai kesepakatan antara serikat pekerja dan pengusaha untuk mengakhiri pemogokan.
Menteri Transportasi Prancis Clement Bonn melaporkan pada hari Jumat bahwa kapal tanker akan diizinkan untuk mengirimkan bahan bakar ke pompa bensin pada hari Minggu. Truk-truk ini biasanya tidak diperbolehkan mengemudi pada hari Minggu.
Menteri Energi Prancis Agnes Pannier-Runacher telah mengindikasikan bahwa lebih dari 80 persen stasiun pompa Prancis tidak memiliki masalah. Dia meminta warga untuk mempercayai langkah-langkah pemerintah, termasuk pelepasan saham strategis.

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark