The news is by your side.

Pria Ini Lolos dari Pemeriksaan Bandara Sambil Bawa Sabu dari Malaysia

0

Oleh: Ari   |

Balicitizen.com, Denpasar – Hukuman berat akhirnya dijatuhkan kepada terdakwa bernama Didik Sucipto (40) atas kasus kepemilikan sabu-sabu seberat 300 gram. Anehnya, Didik bisa lolos dari ketatnya pemeriksaan di bandara.

Dalam sidang pembacaan vonis, terdakwa yang membawa sabu lebih dari 300 gram dari Malaysia dan berhasil lolos dari pemeriksaan petugas di bandara Ngurah Rai, membuat Didik Sucipto (40) harus menerima ganjarannya di PN Denpasar.

Hakim Ketua Putu Gde Novyartha,SH.MH menjatuhkan hukuman selama 12 tahun penjara dan denda Rp2 miliar yang dapat digantikan dengan hukuman penjara selama 1 tahun.

Vonis sidang yang dibacakan hakim Gde ini dilakukan secara virtual. ” Menyatakan terdakwa bersalah sebagaimana tertuang dalam Pasal 112 ayat (2) UU RI tahun 2009. Tentang narkotika dengan barang bukti sabu 281,40 gram,” katanya, kemarin.

Hukuman ini lebih ringam dibandingkam dengan tuntutan Jaksa Ni Luh Oka Ariani Adikarini, selama 16 tahun.

Terdakwa asal Banyuwangi, ini dibekuk berawal dari ditangkapnya Bunga Erita Septya Putri (berkas terpisah) saat turun di Bandara Ngurah Rai, Minggu, 9 Februari 2020 sekira pukul 14.00 Wita.

Saat itu terdakwa yang lebih awal tiba di bandara justru lolos dari pemeriksaan petugas. Sabu hampir setengah kilogram itu disembunykan dalam cawet yang dikenakan terdakwa.

“Terdakwa diamankan di tempat tinggalnya Jalan Tukad Bilok, Gang Harum Putra Getas 18, Kelurahan Sanur Kauh, Denpasar Selatan, sehari setelah tiba di Bali dari Malaysia,” sebut jaksa dalam dakwaan.

Bersamaan dengan penangkapan itu, petugas berhasil mengamankan beberapa barang bukti berupa 7 plastik klip berisi kristal bening yang mengandung sabu.

Saat diinterogasi, terdakwa mengaku membeli barang terlarang itu di Malaysia dari seseorang bernama Bang Ila sebanyak 600 gram yang dikemas dalam 12 paket dengan harga Rp 125 juta.

Terdakwa kemudian membawa sabu tersebut ke Bali dengan cara 6 paket diserahkan kepada Bunga, dan 6 paketnya lagi terdakwa bawa sendiri dengan modus disembunyikan di celana dalam.

Menariknya, terdakwa bersama Bunga tiba di Bali pada hari yang sama dengan pesawat Malindo Air. Namun terdakwa berhasil lolos dari pemeriksaan di Bandara Ngurah Rai. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.