The news is by your side.

Pria yang Rusak Gereja di Denpasar Alami Depresi Akut

0

Oleh: Ari  |

Balicitizen.com, Denpasar – Kasus perusakan gereja hingga kini masih didalami kepolisian. Hasil pemeriksaan kejiwaan pelaku perusakan berinisial A mengalami depresi akut.

Pria berinisial A pelaku perusakan altar Gereja Kantolik Santo Yoseph Denpasar itu dirawat di RSUP Sanglah sejak Selasa (9/7) malam. Dari pemeriksaan awal diketahui pria tersebut mengalami depresi akut.

“Hasil koordinasi awal dengan dokter di Sanglah di unit UGD bahwa yang kita amankan itu mengalami depresi akut. Bahwa saat titik kelemahannya yakni menangis. Jadi itu bisa muncul tiba-tiba. Jadi yang kita amankan telah dirawat di RS Sanglah,” kata Kapolresta Denpasar, Kombes Ruddi Setiawan, Rabu (10/7) pagi ini.

Ia mengatakan, melihat kondisinya memang pria tersebut sedang sakit dan sebelumnya telah meminum obat tensi tinggi. Kemudian sesampainya di gereja titik lemahnya muncul dan menangis. Setelah itu melakukan perusakan.

“Pihak keluarga juga mengatakan suaminya agak bengong saat mau sembahyang. Ternyata dia saat berdoa menitihkan air mata dan menangis dan dipeluk istrinya namun dibanting,” katanya.

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada masyarakat yang tetap menjaga kondusifitas usai kejadian.

“Sampai sekarang saya ucapkan terimakasih kepada umat di gereja yang kondusif. Tak ada unsur kriminalitas. Dia memang umat di gereja tersebut,” katanya. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.