BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Puluhan tewas dalam truk penuh migran di Meksiko

Sedikitnya 53 orang tewas dalam kecelakaan serius yang melibatkan satu truk penuh migran di Meksiko selatan. Truk, yang diyakini penuh sesak dengan orang-orang dari Amerika Tengah, terbalik di jalan raya dan menabrak jembatan penyeberangan. Selain 53 orang tewas, puluhan luka-luka, 21 di antaranya dalam kondisi serius.

Kecelakaan itu terjadi di dekat Tuxtla Gutierrez, ibu kota negara bagian Chiapas. Menurut pihak berwenang, truk itu tampaknya berbelok ke tikungan curam karena beratnya beberapa orang di ruang kargo. Mobil itu menabrak balok baja jembatan di atas jalan raya.

Berdasarkan jumlah korban tewas dan luka-luka, truk tersebut mengangkut lebih dari 100 orang. Pekerja bantuan mengatakan kepada Associated Press bahwa ada lebih banyak orang di kapal daripada yang ditemukan sejauh ini. Banyak dari mereka melarikan diri setelah kejadian karena takut ditangkap oleh pihak imigrasi. Mereka akan tersandung ke lingkungan berdarah.

Meksiko membayar untuk pemakaman

Saksi mata mengatakan kepada Associated Press bahwa mereka mendengar dari para penyintas bahwa para migran naik pesawat di dekat perbatasan dengan Guatemala. Mereka dikatakan telah membayar antara $ 2.500 dan $ 3.500 untuk diangkut ke negara bagian Puebla di Meksiko tengah, mungkin sebelum dibawa ke perbatasan AS.

Dalam beberapa bulan terakhir, pihak berwenang Meksiko semakin menghentikan kelompok migran yang menuju ke Amerika Serikat dengan berjalan kaki, tetapi penyelundup masih sering dibawa ke perbatasan utara dengan truk. Mereka secara teratur terkena kecelakaan serius.

Migran yang telah terlibat dalam insiden semacam ini sering diizinkan untuk tinggal sementara di Meksiko karena mereka dianggap sebagai korban kejahatan. Begitu pula dengan para penyintas saat ini. Mereka mendapatkan visa dengan alasan kemanusiaan. Pemerintah Meksiko telah berjanji untuk membantu mengidentifikasi orang mati dan membayar pemulangan dan pemakaman mereka.

READ  Wake-up call 28/8: Verstappen start dari pole di Belgia • Pertemuan Veteran Afghanistan