Para astronom telah menemukan bukti awal adanya tanda kehidupan di planet yang berjarak 120 tahun cahaya dari Bumi. Molekul tersebut ditemukan hanya terdiri dari organisme hidup di Bumi.
Menggunakan Teleskop Luar Angkasa James Webb, para ilmuwan menemukan molekul dimetil sulfida (DMS). Di planet kita, DMS diproduksi oleh plankton di laut dan samudera. “Terkejut,” tulis tim peneliti Universitas Cambridge. berita BBC.
Teleskop mampu mengamati molekul tersebut dengan menganalisis cahaya yang masuk melalui atmosfer planet yang jauh. Jika beberapa sifat cahaya hilang, peneliti mengetahui bahwa cahaya tersebut telah diserap oleh molekul di atmosfer planet tersebut. Dari sini disimpulkan bahwa DMS ada.
Metana dan karbon dioksida juga ditemukan di atmosfer planet yang diberi nama K2-18b. Proporsinya kira-kira sama dengan di Bumi, yang berarti terdapat lautan.
Planet ekstrasurya ini sembilan kali lebih besar dari Bumi
Planet yang layak huni membutuhkan lebih dari sekedar material tertentu dan air cair. Suhu juga penting. Namun pengamatan Teleskop James Webb tampaknya menunjukkan bahwa K2-18b memenuhi persyaratan tersebut.
Namun, K2-18b tidak seperti Bumi; Itu adalah planet ekstrasurya. Exoplanet terletak di luar tata surya kita. K2-18b berukuran sekitar sembilan kali Bumi dan mengorbit bintang katai. Ini adalah sumber cahaya yang jauh lebih lemah dibandingkan Matahari kita.
Planet ekstrasurya ini berjarak 120 tahun cahaya dari kita. Oleh karena itu, peneliti menekankan bahwa diperlukan lebih banyak penelitian untuk mengkonfirmasi keberadaan DMS. Hasilnya diharapkan dalam waktu satu tahun.
Namun, para astronom sangat bersemangat. Menurut mereka, kita perlahan-lahan bergerak menuju jawaban atas pertanyaan besar apakah kita sendirian di alam semesta atau tidak.
Ontvang meldingen bij artikelen over heelal en ruimtevaart

Fikri Maulana adalah penulis di Balicitizen.com yang mengulas berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang objektif dan informatif, Fikri menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Robot Seukuran Burung Ini Mampu Berenang, Menyelam, dan Terbang dengan Satu Pasang Sayap
Peramban Chrome Catat Rekor Kecepatan di MacBook Pro M5
Rhino Linux 2026.1 Resmi Dirilis, Hadirkan Edisi Lomiri dengan Dukungan Kernel Linux 7.0