Guru yang ditembak mati pada 6 Januari di negara bagian Virginia AS oleh seorang siswa berusia enam tahun telah mengajukan gugatan terhadap dewan sekolah. Tak lama kemudian, kepala sekolah dasar dipecat.
Lukisan itu akan ditunjukkan beberapa kali bahwa anak laki-laki itu membawa senjata.
Senjatanya sudah bisa dilihat, tapi tidak ditemukan saat penggeledahan tasnya. Terlepas dari peringatan tersebut, dewan sekolah memutuskan untuk menunggu dan melihat, karena hari sekolah hampir berakhir.
Insiden itu terjadi di Sekolah Dasar Rechnick di Newport News. Tepat sebelum penembakan, bocah itu muncul dan mengancam anak-anak lain dengan pistol.
Sekolah ditutup, tetapi akan dibuka minggu depan.
Guru berusia 25 tahun itu ditembak dan terluka parah. Dia pulih sekarang, tetapi telah dirawat di rumah sakit selama dua minggu. Teman sekelas bocah itu adalah saksi mata.
Belum diketahui bagaimana bocah itu mendapatkan senjata itu. Senjata itu milik ibunya, namun menurut pengacara keluarga bocah itu, senjata itu berada di loker setinggi sekitar dua meter. Anak itu bisa mendapatkan bantuan.
Orang tua anak laki-laki itu secara teratur berada di sisi putra mereka. Pada hari pengambilan gambar, mereka tidak hadir untuk pertama kalinya dalam beberapa minggu.

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark