Roket SpaceX Falcon 9 meluncurkan 23 satelit internet Starlink ke orbit dari Florida malam ini (21 Oktober) dalam misi kedua perusahaan hari itu.
Roket Falcon 9 diluncurkan dari Stasiun Angkatan Luar Angkasa Cape Canaveral di Florida pada hari Sabtu pukul 22:17 EDT (0217 GMT pada 22 Oktober).
Terkait: Kereta Luar Angkasa Starlink: Cara Melihat dan Melacaknya di Langit Malam

Tahap pertama roket Falcon 9 kembali ke Bumi untuk pendaratan vertikal malam ini, mendarat sekitar 8,5 menit setelah diluncurkan dengan kapal drone A Shortfall of Gravitas, yang ditempatkan di Samudra Atlantik.
Ini adalah penerbangan keempat dari tahap pertama rudal ini. Sesuai dengan deskripsi tugas.
23 satelit Starlink dijadwalkan dikerahkan dari tahap atas Falcon 9 sekitar 65,5 menit setelah peluncuran.
Peluncuran malam ini adalah hari kedua bagi SpaceX. Perusahaan meluncurkan 21 satelit Starlink dari Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg di California dini hari tadi.
Starlink adalah konstelasi besar SpaceX di orbit rendah Bumi, yang menyediakan layanan internet kepada pelanggan di seluruh dunia. Saat ini ada sekitar 4.900 satelit Starlink yang beroperasiDan jumlahnya terus bertambah.

Zahra Amelia adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, membantu pembaca mengikuti perkembangan isu-isu terkini yang berdampak pada kehidupan sehari-hari. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Zahra menghadirkan laporan serta cerita yang relevan, menarik, dan bermanfaat bagi pembaca Balicitizen.com.

Berita Lainnya
Awan Batu Menguap dan Samudra Magma Diduga Menyelimuti Eksoplanet Misterius Jenis Sub-Neptunus
Penelitian Kesehatan Canggih di Stasiun Luar Angkasa Internasional Manfaatkan Teknologi Realitas Tertambah dan Realitas Virtual
Peta 3D Terbesar Alam Semesta Selesai, Ilmuwan Bidik Misteri Energi Gelap