Thailand telah mencari silinder bahan radioaktif yang hilang sejak Jumat. Benda itu menghilang dari pembangkit listrik tenaga batu bara.
Ini berhubungan dengan silinder baja dengan panjang 30 cm dan diameter 13 cm. Pihak berwenang memperingatkan risiko kesehatan dari paparan langsung zat radioaktif yang terkandung dalam silinder: cesium-137. Tidak diketahui berapa banyak cesium-137 yang terkandung dalam tubuh.
Silinder adalah bagian dari perangkat yang mengukur tekanan uap di pembangkit listrik tenaga batu bara. Tapi Jumat lalu dia tidak terlihat selama pemeriksaan rutin.
Pemilik bursa percaya bahwa silinder itu terlepas dari dinding di beberapa titik di hari-hari sebelumnya. Penelitian tingkat radiasi menunjukkan bahwa silinder tidak lagi berada di lokasi pembangkit listrik.
Gubernur provinsi Prachinburi, di sebelah timur ibu kota Bangkok, telah meminta warga setempat untuk bergabung dalam pencarian. Gubernur menegaskan bahwa bahan radioaktif berada dalam wadah tertutup dan terlindung. Kesehatan seseorang dalam bahaya jika dia membuka silindernya.
Kecelakaan itu mengingatkan kita pada pencarian besar-besaran untuk kapsul radioaktif kecil yang hilang di Australia. Mereka ditemukan awal tahun ini setelah pencarian selama dua minggu.

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark