Produsen mobil Jepang Toyota telah menjual rekor jumlah mobil di seluruh dunia dalam enam bulan terakhir. Secara khusus, penjualan mobil hibrida sebagian listrik telah meningkat secara signifikan.
Toyota menjual lebih banyak mobil terutama di negara asalnya, sementara penjualan juga meningkat di Amerika Utara dan Eropa. Di sisi lain, penjualan mengecewakan di beberapa wilayah Asia. Hal ini disebabkan oleh kemerosotan ekonomi di negara-negara seperti Thailand dan Indonesia.
Perusahaan telah menjual sekitar 5,6 juta kendaraan di seluruh dunia dari awal April hingga akhir September. Angka ini 8 persen lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Penjualan kendaraan listrik meningkat 38 persen menjadi lebih dari 1,8 juta. Ini sebagian besar adalah kendaraan hibrida yang menggunakan listrik dan bahan bakar fosil. Penjualan mobil full listrik di Toyota masih terbilang kecil, hanya 60.000 unit dalam enam bulan terakhir.
Sejak lama, banyak produsen mobil yang mengalami kekurangan komponen seperti chip. Akibatnya, mereka terkadang harus menghentikan produksi. Namun masalah-masalah ini tampaknya telah teratasi sekarang. Hal ini memungkinkan Toyota meningkatkan produksinya sebesar 10 persen hingga mencatatkan lebih dari 5,7 juta unit, termasuk mobil merek lain seperti Lexus dan Daihatsu.

Surya Hidayat adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita terkini, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga membantu pembaca mengikuti perkembangan isu-isu penting. Melalui pendekatan yang objektif dan berorientasi pada fakta, Surya menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan informasi pembaca saat ini.

Berita Lainnya
Indonesia Aktifkan Kembali Desk Karhutla untuk Antisipasi Ancaman El Niño
Komunitas Adat di Indonesia Timur Hidupkan Kembali Sistem Perlindungan Laut Tradisional
Robot Mecha Berawak Pertama Siap Produksi Diperkenalkan di China