Berita Noos•
Trinidad dan Tobago akan mengubah lambang nasionalnya. Tiga kapal terkenal penjelajah Spanyol Christopher Columbus – Pinta, Niña, dan Santa Maria – menghilang dari lambang simbolis.
Menurut pemerintah, kapal-kapal tersebut merupakan pengingat menyakitkan akan masa lalu kolonial. Dengan perubahan ini, pulau Karibia ingin lebih kuat merangkul identitas nasional dan warisan budayanya. Ini adalah pertama kalinya sejak kemerdekaan pada tahun 1962 pulau ini berganti lambang.
Perdana Menteri Rowley mengatakan pada konferensi partainya bahwa negaranya menjauhkan diri dari semua sisa-sisa kolonial dan ingin menghapus mereka dari konstitusi. Usai pidatonya, ia mendapat tepuk tangan meriah.
Keputusan ini diambil pada saat semakin banyak negara Karibia yang menyerukan diakhirinya kolonialisme.
Kapal-kapal tersebut digantikan oleh drum baja, instrumen perkusi yang umum digunakan yang berasal dari pulau Karibia.
Lambang baru rencananya akan dipresentasikan bulan depan. Uang kertas yang memuat lambang lama akan tetap berlaku untuk sementara waktu, tetapi juga akan diganti pada waktunya.
Columbus menemukan pulau itu pada tanggal 31 Juli 1498 ketika ia mendarat di sana saat melintasi Samudera Atlantik. Dia menamakannya Trinidad setelah Tritunggal Mahakudus Bella Forma (Formasi yang indah). Belakangan, Bella Forma digantikan oleh tembakau, salah satu produk yang mendatangkan uang bagi penjajah Spanyol di Amerika.

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark