Trump menyebut keputusan Biden sebagai “penghinaan terbesar terhadap kebijakan luar negeri” dalam sejarah AS. “Kepergian Biden yang gagal dari Afghanistan adalah tampilan paling mengejutkan dari ketidakmampuan seorang pemimpin nasional,” katanya kepada para pendukungnya di sebuah rapat umum di Coleman, Alabama.
Menyerah
Pemerintahan Trump mencapai kesepakatan dengan Taliban tentang penarikan pasukan AS selama negosiasi di Doha, Qatar, tahun lalu. Namun, Trump mengatakan Biden tidak berpegang pada rencana yang ditetapkan pemerintahnya untuk mundur. “Ini bukan penarikan, itu adalah penyerahan penuh,” kata mantan presiden itu. Partai Republik menambahkan bahwa Taliban menghormatinya dan pengambilalihan Afghanistan tidak akan terjadi jika dia masih presiden. “Kita bisa pergi dengan hormat. Seharusnya begitu. Sebaliknya, kita akan pergi dengan hormat,” kata Trump.
Awal pekan ini, mantan presiden telah menyatakan bahwa dia yakin penggantinya harus mengundurkan diri karena invasi cepat Taliban ke Afghanistan. “Sudah waktunya bagi Joe Biden untuk secara memalukan minggir atas apa yang dia biarkan terjadi,” kata Trump dalam sebuah pernyataan.

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark