Kesepakatan gandum menstabilkan harga pangan
Kesepakatan gandum memastikan kelanjutan ekspor gandum melintasi Laut Hitam. Hal ini berdampak positif pada harga pangan.
Ukraina adalah salah satu eksportir biji-bijian terbesar di dunia. Jika biji-bijian Ukraina hilang, negara-negara Barat masih dapat mengimpor biji-bijian dari Kanada, misalnya, meskipun dengan harga beli yang agak lebih tinggi. Makanan kita bisa menjadi sedikit lebih mahal.
Namun bagi negara-negara miskin di Afrika, misalnya, harga gandum akan menjadi terlalu mahal jika Rusia dan Ukraina berhenti mengekspor. Kemungkinan besar akan terjadi kekurangan pangan.

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark