Sejak dimulainya serangan darat Israel di Gaza, setidaknya 29 tentara Israel tewas akibat tembakan atau kecelakaan. Jumlah ini mewakili seperenam dari lebih dari 170 tentara yang terbunuh di sana sejak 27 Oktober, menurut laporan militer Israel.
Ke-29 tentara tersebut tewas dalam serangan udara, penembakan tank, dan ledakan kendaraan dan senjata tentara yang tidak disengaja.
Menurut media Israel, 937 tentara juga terluka dalam operasi darat tersebut. Tidak diketahui berapa banyak orang yang terluka akibat tembakan ramah tersebut.
Menanggapi serangan mendadak Hamas pada 7 Oktober, Israel melancarkan perang berdarah di Jalur Gaza. Para pejabat Israel secara teratur berbicara tentang tiga fase perang yang akan dilancarkan. Tahap pertama melibatkan serangan udara besar-besaran, dan tahap kedua dimulai ketika pasukan Israel menginvasi Jalur Gaza pada 27 Oktober.
Menurut Kementerian Kesehatan Hamas di Jalur Gaza, setidaknya 21.000 warga Gaza telah terbunuh dalam tiga bulan terakhir.

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark