The news is by your side.

254 Pendatang Terjaring Razia Kependudukan, Termasuk dari Bali Sendiri Ditertibkan

0

Oleh: Riki Z   |

Balicitizen.com, Denpasar – Razia tertib administrasi kependudukan digelar di lingkungan Banjar Merta Jaya, Kelurahan Pemecutan, Selasa (25/6) malam. Razia bukan hanya warga dari luar Bali, namun juga warga Bali yang dari luar Denpasar juga jadi sasaran razia administrasi kependudukan ini.

Dari pendataan tersebut, terjaring 254 orang yang terdiri dari luar Bali sebanyak 99 orang, dan kabupaten di Bali 155 orang.

Camat Denpasar Barat, AA Ngurah Made Wijaya, mengatakan pendataan penduduk nonpermanen ini, dalam rangka tertib administrasi kependudukan dan untuk memberikan gambaran kondisi perkembangan penduduk nonpermanen di Provinsi Bali, khususnya di Kota Denpasar.

Sidak menyasar rumah penduduk dan rumah kos. Kegiatannya berhasil menjaring 99 orang pendatang yang penduduk yang mempunyai KTP lintas Provinsi tetapi belum mempunyai surat domisili kependudukan Denpasar. Sementara 155 orang, yang memiliki KTP terjaring karena tidak memiliki surat domisili kependudukan di Denpasar.

Keseluruhan penduduk yang terjaring sidak sebanyak 254 orang itu, langsung didata di Banjar Merta Jaya. Sidak tersebut, disambut baik penduduk banjar setempat, karena dibutuhkan untuk menjaga Kelurahan Pemecutan menjadi lingkungan yang aman dan kondusif. Diharapkan penduduk yang datang ke wilayah Banjar Merta Jaya supaya mengetahui aturan 1 X 24 jam harus melapor ke lingkungan setempat atau kelurahan. Dengan cara itu, kelurahan bisa memantau penduduk dan tujuannya kedatangannya.

“Masyarakat di Banjar Merta Jaya  yang memiliki kos-kosan supaya melaporkan warga yang kos ke kaling setempat maupun kelurahan,” katanya di sela-sela razia kependudukan. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.