
“Baconaholic. Penjelajah yang sangat rendah hati. Penginjil bir. Pengacara alkohol. Penggemar TV. Web nerd. Zombie geek. Pencipta. Pembaca umum.”
Peramban Chrome Catat Rekor Kecepatan di MacBook Pro M5
vivo V70 Lite Resmi Hadir dengan Chip Dimensity 7400 Turbo dan Pengisian Cepat 90W
Komunitas Adat di Indonesia Timur Hidupkan Kembali Sistem Perlindungan Laut Tradisional
Rhino Linux 2026.1 Resmi Dirilis, Hadirkan Edisi Lomiri dengan Dukungan Kernel Linux 7.0
Ferrari Luce Tampil Futuristis dengan Panel Instrumen Buatan Samsung
Langsung ke sidebar
Sama seperti di melewati batas (2022), Film terbaru Razka Robby Ertanto menyoroti sisi gelap pasar kerja Indonesia. Namun dimana film sebelumnya berkisah tentang permasalahan pekerja migran Yohanes Sebuah film mengerikan tentang eksploitasi umum terhadap anak-anak sebagai buruh. Kita melihat situasinya dari sudut pandang tokoh utama, seorang biarawati muda yang meragukan keyakinannya. Ketika mobil yang dia gunakan untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan menghilang, pencariannya mengarah ke dunia gelap dimana anak-anak terpaksa bekerja berjam-jam dalam kondisi yang sulit dan terkadang berbahaya.
Sama seperti di Jalan Maryam (2018), di mana seorang biarawati Katolik jatuh cinta pada seorang pendeta, dan di Eksotik (2020), yang menyoroti bahaya yang banyak dialami warga Jakarta, drama baru Ertanto mengeksplorasi prinsip keimanan dan realitas kehidupan sehari-hari di Indonesia kontemporer. Dengan gaya yang mengingatkan pada neo-realisme Italia dan peran utama indah yang dimainkan oleh Laura Bassocki sebagai seorang biarawati yang menemukan kembali imannya dalam keadaan berbahaya. Yohanes Secara politik dan pribadi. Ketegangan meningkat ketika film tersebut menyoroti penderitaan ribuan anak kecil.
-Vanja Kalodjersic
Lihat rincian lebih lanjut

“Baconaholic. Penjelajah yang sangat rendah hati. Penginjil bir. Pengacara alkohol. Penggemar TV. Web nerd. Zombie geek. Pencipta. Pembaca umum.”
More Stories
Indonesia Perkuat Strategi Wisata Olahraga melalui Seri Lari Geopark 2026–2027
Produser Intan Kieflie Bawa Deretan Film Horor Indonesia ke Pasar Film Cannes
Australian Chamber Orchestra Akuisisi Viola Langka Maggini Tahun 1610