Bar ini dibuat pada tahun 2016 oleh seniman Ross Johnston dan dipamerkan di pameran bertema Supercurros di Museum Schwules (Museum Gay) di Berlin. Foto: EPA
Kabar tentang Superman disambut positif di berbagai tempat. Langkah penting dalam menormalkan keragaman seksual. Di Indonesia, responnya cukup menggembirakan. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) telah meminta pemerintah untuk menyensor komik baru agar lebih relevan dengan lingkungan Indonesia.
Ingin membaca lebih lanjut?

“Penggemar TV Wannabe. Pelopor media sosial. Zombieaholic. Pelajar ekstrem. Ahli Twitter. Nerd perjalanan yang tak tersembuhkan.”

More Stories
Komunitas Adat di Indonesia Timur Hidupkan Kembali Sistem Perlindungan Laut Tradisional
Robot Mecha Berawak Pertama Siap Produksi Diperkenalkan di China
Indonesia Buka Pasar Karbon Kehutanan untuk Masyarakat dan Dunia Usaha