Berita Noos•
Ukraina secara resmi dapat memulai perjalanan panjang untuk bergabung dengan Uni Eropa pada 25 Juni. Menurut Presiden UE Belgia, negosiasi juga dapat dimulai dengan Moldova.
Hongaria telah lama menolak perundingan aksesi, namun kini berhenti berperang. Pada bulan Desember tahun lalu, negara-negara anggota Uni Eropa memutuskan bahwa negosiasi dapat dimulai dengan dua anggota yang dicalonkan, asalkan kedua negara memenuhi semua persyaratan.
Misalnya, kedua negara harus mengambil tindakan melawan korupsi, dan Ukraina harus membatasi kekuasaan oligarki. Seminggu lalu, Komisi Eropa di Brussels memutuskan bahwa kedua negara sudah siap.
Sudah lama sekali sejak UE menambahkan negara-negara lain, dan Kroasia adalah negara terakhir yang bergabung dengan blok tersebut pada tahun 2013. Hal ini didahului dengan negosiasi selama enam tahun.
Seperti yang terjadi pada saat itu, mungkin diperlukan waktu bertahun-tahun sebelum Ukraina dan Moldova menjadi anggota Uni Eropa yang efektif. Proses ini terkadang memakan waktu hingga sepuluh tahun. Sebelum negara-negara benar-benar bergabung, ada lusinan langkah perantara yang memerlukan persetujuan baru dari semua negara anggota.
Belanda juga mendukung langkah baru tersebut, namun Dewan Menteri tetap ingin mengajukannya ke DPR.

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark