Joe Biden bertemu dengan Yulia Navalnaya, istri Alexei Navalny, yang meninggal pekan lalu, dan putrinya Dasha pada Kamis di San Francisco. Presiden AS menyampaikan belasungkawa, seperti yang ditulisnya di situs X.
“Warisan keberanian Alexei akan terus hidup dalam diri Yulia dan Dasha, dan pada banyak orang yang memperjuangkan demokrasi dan hak asasi manusia di Rusia,” kata Biden.
Presiden juga mengatakan Rusia akan menjatuhkan sanksi baru pada hari Jumat atas kematian Navalny. Biden dan para pemimpin Barat lainnya menganggap rezim Presiden Rusia Vladimir Putin bertanggung jawab atas pembunuhan pemimpin oposisi tersebut.
Sanksi akan diterapkan pada lebih dari lima ratus individu dan organisasi. Tindakan tersebut, yang diambil melalui kerja sama dengan negara-negara lain, menargetkan kompleks industri militer Rusia dan perusahaan-perusahaan di negara lain yang memasok peralatan ke Rusia.
Ibu Navalny, Lyudmila Navalnaya, mengatakan dia melihat jenazahnya pada Kamis setelah berhari-hari menunggu. Menurut Navalnaya, pihak berwenang Rusia ingin putranya dimakamkan secara diam-diam.
Kelompok pengkritik Putin meragukan klaim pihak berwenang bahwa ia meninggal karena sebab alamiah.

-
Moeder Navalny heeft lichaam van zoon gezien, maar vreest geheime begrafenis

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.


Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark