BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Visa dan MasterCard melarang Rusia |  Masalah keuangan

Visa dan MasterCard melarang Rusia | Masalah keuangan

Menurut Visa, pemegang kartu Rusia masih dapat membeli barang dan jasa menggunakan kartu kredit di negara mereka, tetapi perusahaan tidak lagi memproses transaksi. Ini akan dilakukan oleh perusahaan Rusia.

Visa Al Kelly, CEO Visa Al Kelly, mengatakan: “Kami dipaksa untuk bertindak setelah invasi Rusia yang tidak beralasan ke Ukraina dan peristiwa yang tidak dapat diterima yang kami saksikan. Kami menyesali dampaknya terhadap rekan kerja, pelanggan, mitra, pedagang, dan pemegang kartu kami yang berharga. Kami melayani di Rusia. Perang ini dan ancaman berkelanjutan terhadap perdamaian dan stabilitas menuntut tanggapan. Sejalan dengan nilai-nilai kami.”

Bank Sentral Rusia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa produk Visa dan MasterCard yang dikeluarkan oleh bank Rusia akan terus beroperasi hingga tanggal kedaluwarsanya.

Visa dan Mastercard telah melarang beberapa lembaga keuangan Rusia dari jaringan mereka pada awal bulan ini. Dengan melakukan itu, perusahaan-perusahaan Amerika mematuhi sanksi yang dijatuhkan pada Rusia atas invasinya ke Ukraina.

Sanksi juga akan mengharuskan perusahaan kartu kredit untuk menangguhkan akses jaringan untuk Rusia dan institusi Rusia yang masuk daftar hitam. Amerika Serikat dan Uni Eropa, di antara negara-negara lain, telah menambahkan beberapa perusahaan keuangan Rusia ke dalam daftar, termasuk bank sentral negara itu dan pemberi pinjaman terbesar kedua, VTB.

READ  NATO: Sedikitnya 20 orang tewas di Kabul, evakuasi di bandara