The news is by your side.

Bisnis Handicraft Lesu, Industri Kerajinan di Gianyar Mati Suri

0

Oleh: Ari  |

Balicitizen.com, Gianyar – Sejumlah perajin di wilayah Tampaksiring Gianyar mengeluh sedang sepi job. Diharapkan pemerintah bisa memfasilitasi pameran hingga mempermudah syarat administrasi pengiriman.

Ketua Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) Bali, Ketut Dharma Siadja mengatakan, ekspor kerajinan saat ini sedang lesu. Bahkan, setiap tahunnya mengalami penurunan dua persen.

Hal itu disampaikan Ketut Dharma Siadja yang ditemui seusai menjadi narasumber di Focus Group Discussion (FGD) yang diadakan Lingkar Media Komunikasi di di Meeting Room Grand Kesambi Resort & Villa, Jumat (30/8/2019). Acara dihadiri puluhan pelaku usaha itu membahas volume ekspor handicraft di Bali yang terus merosot.     “Penurunan ini terjadi sejak tahun 2010 dan berdampak terhadap tenaga kerja. Mereka beralih pekerjaan sebagai buruh atau berkebun,”ujarnya.   

Dharma Siadja mencontohkan di wilayah Tegallalang dan Tampak Siring Gianyar yang merupakan sentra dari kerajinan kayu di Bali sekarang sudah hampir mati suri.    Melalui FGD, diharapkan bisa mengatasi persoalan tersebut. Selain itu, perhatian pemerintah juga sangat diharapkan dalam memberikan fasilitas yang bisa mendongkrak ekspor handicraft. “Fasilitas itu menyangkut desain dan pameran baik di dalam maupun luar negeri. Ini sangat penting karena tanpa pameran orang-orang tidak tahu barang atau desain bagus yang bisa kita hasilkan,” tegasnya. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.