Menurut Reuters, “tali” karet telah ada di leher buaya setidaknya selama enam tahun. Tidak diketahui bagaimana pita itu berakhir di tubuh hewan itu.
Menghadiahkan
Awal tahun 2020, pihak berwenang setempat dikatakan telah menawarkan hadiah kepada siapa pun yang akan membebaskan buaya dari gerombolan itu. Tapi belum ada yang berani mengambil pekerjaan yang tampaknya genting ini. Sampai seorang pria bernama Tilly melakukan pekerjaan.
Pria berusia 35 tahun dari Sulawesi mengatakan kepada Reuters bagaimana dia melakukan beberapa upaya untuk menangkap buaya. Dua yang pertama gagal. Setelah itu baik-baik saja. Pria itu berhasil membuat jebakan buatan sendiri, seutas tali dengan balok kayu berat yang melekat padanya. Gunakan bebek dan ayam sebagai umpan.
‘Semua orang takut’
“Aku menangkap buaya itu sendiri,” kata Tilly dengan bangga. “Saya meminta bantuan tetapi semua orang terlalu takut untuk berpartisipasi.” Foto-foto operasi penyelamatan (lihat di bawah) menunjukkan bagaimana dia tampaknya masih memiliki orang-orang yang diperlukan di sisinya. Dikatakan bahwa beberapa ratus penduduk desa datang untuk menyaksikan Tilly melihat pita dari leher buaya.
Buaya itu dilepaskan tak lama setelah potongan karet dilepas. “Saya tidak bisa melihat hewan kesakitan,” Tilley menjelaskan. “Bahkan jika itu ular, aku akan tetap membantu.”

Tania Safitri adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu-isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Tania menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kebutuhan dan minat pembaca, sekaligus membantu mereka memahami berbagai peristiwa yang sedang menjadi perhatian publik.

Berita Lainnya
Indonesia Perkuat Strategi Wisata Olahraga melalui Seri Lari Geopark 2026–2027
Produser Intan Kieflie Bawa Deretan Film Horor Indonesia ke Pasar Film Cannes
Australian Chamber Orchestra Akuisisi Viola Langka Maggini Tahun 1610