Google secara resmi meluncurkan fitur mengunci jendela penyamaran di Chrome dengan pengenalan sidik jari atau wajah. Fitur ini telah diuji oleh perusahaan sejak September dan sudah tersedia di iOS.
menjadi pekerjaan Menurut Google Sekarang sedang dirilis secara bertahap dan dapat diaktifkan melalui pengaturan privasi dan keamanan. Mengaktifkan fitur ini mengharuskan pengguna masuk menggunakan sidik jari atau pengenalan wajah untuk membuka kembali jendela penyamaran yang dibuka sebelumnya setelah keluar dari aplikasi.
Pengguna juga dapat memasukkan PIN untuk membuka jendela penyamaran. Pekerjaan Sejak September Untuk digunakan dalam aplikasi, asalkan pengguna memiliki a Bendera Diaktifkan. Dengan dirilisnya fitur ini secara resmi, pengguna tidak perlu lagi menggunakan tag ini.
Google terus memberikan Security Scan dengan rekomendasi yang dipersonalisasi. Pemeriksaan Keamanan sekarang memperingatkan pengguna jika ekstensi berbahaya atau kata sandi yang bocor digunakan. Melalui rekomendasi yang dipersonalisasi, perusahaan juga dapat memperingatkan pengguna bahwa, misalnya, sejumlah kecil situs baru-baru ini mengirimkan terlalu banyak pemberitahuan.

Fikri Maulana adalah penulis di Balicitizen.com yang mengulas berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang objektif dan informatif, Fikri menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Robot Seukuran Burung Ini Mampu Berenang, Menyelam, dan Terbang dengan Satu Pasang Sayap
Peramban Chrome Catat Rekor Kecepatan di MacBook Pro M5
Rhino Linux 2026.1 Resmi Dirilis, Hadirkan Edisi Lomiri dengan Dukungan Kernel Linux 7.0