© 507
ANP / Rick Nederstick
Indonesia menangguhkan ekspor batu bara untuk mencegah kelangkaan di pembangkit listriknya sendiri.
Seiring pertumbuhan negara, ini dapat berdampak pada pasar global Eksportir batubara terbesar di dunia.
Saham Indonesia sendiri anjlok.
Pemerintah Indonesia telah mengumumkan bahwa setidaknya 20 pembangkit listrik di Jawa dan Bali akan ditutup sementara tanpa menghentikan ekspor. Ini akan mempengaruhi jutaan warga dan perusahaan, itulah sebabnya intervensi ini dipilih.
Belum jelas apa konsekuensinya bagi negara lain. Indonesia merupakan salah satu eksportir batubara terbesar di dunia. Menurut angka dari Badan Energi Internasional (IEA), Indonesia telah melampaui Australia dalam ekspor batu bara dalam beberapa tahun terakhir.
Langkah ini dapat mendorong harga energi, yang telah meningkat tajam secara global.
Tidak diketahui saat ini apa yang akan dia lakukan setelah meninggalkan pos. Belum ada keputusan yang dibuat mengenai hal ini di Jakarta. Pemerintah akan mempelajari situasi segera.
Baca lebih lanjut tentang energi:

Surya Hidayat adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita terkini, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga membantu pembaca mengikuti perkembangan isu-isu penting. Melalui pendekatan yang objektif dan berorientasi pada fakta, Surya menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan informasi pembaca saat ini.

Berita Lainnya
Indonesia Aktifkan Kembali Desk Karhutla untuk Antisipasi Ancaman El Niño
Komunitas Adat di Indonesia Timur Hidupkan Kembali Sistem Perlindungan Laut Tradisional
Robot Mecha Berawak Pertama Siap Produksi Diperkenalkan di China