
Menteri Pertahanan Indonesia Prabowo Subianto (72) telah memenangkan pemilihan presiden dari Partai Gerindra yang populis sayap kanan. Hasil resminya akan diumumkan bulan depan, tapi Prabowo sudah menang, katanya RTL.
Prabowo menang melawan Kanjar Pranovo dari partai kiri-tengah PTI-P dan kandidat independen Anis Basvedan, yang didukung oleh partai-partai Islam.
Kemenangan ini harus menjadi kemenangan seluruh rakyat Indonesia, kata Prabowo. Mantan Ketua Umum Joko Widodo (PDI-P) tidak boleh mencalonkan diri lagi karena adanya batasan jumlah masa jabatan. Putra presiden Gibran Rakabuming Raqqa (36) adalah wakil Prabowo. Oleh karena itu, Joko Widodo mendukung Prabowo, bukan rekan partainya, Kancharai.
Prabowo adalah sosok kontroversial pada masa protes mahasiswa tahun 1997-1998 yang akhirnya berujung pada jatuhnya rezim diktator Sukarto. Dia dikatakan bertanggung jawab atas penculikan para siswa. Tentara memecat Prabowo atas tuduhan pelanggaran hak asasi manusia, namun politisi tersebut kini mencuci tangan atas ketidakbersalahannya. Kritik terhadapnya dikatakan bermotif politik.
Lebih dari 200 juta orang diperbolehkan memilih di Indonesia, salah satu negara demokrasi terbesar di dunia.

Surya Hidayat adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita terkini, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga membantu pembaca mengikuti perkembangan isu-isu penting. Melalui pendekatan yang objektif dan berorientasi pada fakta, Surya menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan informasi pembaca saat ini.

Berita Lainnya
Indonesia Aktifkan Kembali Desk Karhutla untuk Antisipasi Ancaman El Niño
Komunitas Adat di Indonesia Timur Hidupkan Kembali Sistem Perlindungan Laut Tradisional
Robot Mecha Berawak Pertama Siap Produksi Diperkenalkan di China