BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Indonesia meraih emas bulu tangkis untuk kedelapan kalinya

Indonesia meraih emas bulu tangkis untuk kedelapan kalinya

Indonesia hanya meraih medali emas Olimpiade di satu cabang olahraga: bulu tangkis.

Pada hari Senin, negara terpadat keempat di dunia kembali mencatatkan kemenangan dalam bulu tangkis ketika Grecia Poli dan Apriani Rahayu meraih emas di nomor ganda putri. Ini merupakan medali emas pertama Indonesia di Olimpiade Tokyo dan kedelapan sepanjang sejarah Olimpiade Tanah Air.

Polly dan Apriani mengalahkan mantan juara dunia, Chen Qingchen dan Jia Yifan dari Tiongkok, dengan straight set, 21-19, 21-15, memberikan shuttlecock akurat yang dikombinasikan dengan tendangan voli yang membuat lawan mereka berebut sia-sia. Menjelang akhir pertandingan, Polly harus keluar lapangan di tengah lapangan untuk mengganti raketnya karena talinya putus tetapi kembali untuk menang.

Bulutangkis adalah olahraga nasional di Indonesia, dimana pengemudi bus menggunakan tempat apa pun yang mereka bisa untuk bermain: lapangan terbuka di perkebunan kelapa sawit, dermaga di pulau terpencil, semen di antara gedung-gedung tinggi. Negara-negara Asia, seperti Tiongkok, Indonesia, dan Korea Selatan, mendominasi perolehan medali olahraga Olimpiade.

Polly, 33, adalah pemain bulutangkis veteran yang melakukan debut di Olimpiade London pada tahun 2012. Namun ia memiliki awal yang kurang baik. Untuk mendapatkan hasil imbang yang lebih baik, dia dan rekannya mencoba untuk kalah di pertandingan awal, penyelenggara Olimpiade memutuskan. Warga negara Indonesia dan beberapa pasangan lainnya tidak disertakan.

Bulutangkis dilanda perilaku tidak sportif dalam beberapa bulan terakhir. Tahun ini, FIFA menskors seumur hidup tiga pemain Indonesia karena pengaturan pertandingan dan taruhan. Lima orang lainnya didenda dan skorsing hingga 12 tahun.

Setelah Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, di mana dia dan mantan pasangannya mencapai perempat final, Polly bersiap untuk pensiun. Namun Apriani, yang satu dekade lebih muda darinya, meyakinkannya untuk tetap bertahan di Olimpiade berikutnya. Mereka mengikuti kompetisi di Tokyo tanpa unggulan.

READ  Apresiasi dan kritik untuk mengenang para korban perang kolonial Indonesia

Indonesia telah dilanda virus corona, menjadikan negara ini salah satu tempat paling berbahaya di dunia. Virus delta menyebar ke seluruh nusantara, dimana tingkat vaksinasi masih rendah.

Anthony Sinisuka Ginting dari Indonesia akan bermain pada perebutan medali perunggu tunggal putra pada Senin malam, namun satu-satunya harapan emas bulu tangkis ada di tangan Apriani dan Polly. (Indonesia juga meraih perunggu di angkat besi putri dan memiliki harapan medali di kategori angkat besi putri lainnya.)

“Penantian emas telah berakhir sore ini,” tulis Presiden Indonesia Joko Widodo di media sosial. Kemenangan ini merupakan anugerah kemerdekaan Indonesia dua pekan lalu.

Indonesia adalah negara berpenduduk mayoritas Muslim terbesar di dunia, meskipun terdapat sejumlah besar minoritas Kristen dan pemeluk agama lain. Walaupun ketegangan sektarian telah meningkat selama bertahun-tahun, dan kadang-kadang membawa konsekuensi yang buruk, para pemain bulutangkis ganda sering kali berasal dari latar belakang yang beragam, seperti Abryani, yang beragama Islam, dan Boli, yang beragama Kristen.

Setelah kedua pria tersebut menang pada hari Senin, seorang politisi dari partai Islam memuji mereka di Twitter.

“Medali emas ini merupakan anugerah indah bagi Indonesia yang masih berjuang melawan pandemi,” tulis Mardani Ali Sera, anggota parlemen dari Partai Keadilan Sejahtera. “Terima kasih kepada seluruh atlet Indonesia yang telah berjuang dan masih berjuang. Masyarakat Indonesia mendukung dan mendoakan kalian.”

Muktita Suhartono Berkontribusi pada laporan.