The news is by your side.

Ini Rincian Aset BPR Legian yang Dibekukan OJK

0

Oleh: Rosid   |

Balicitizen.com, Denpasar – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkirakan aset yang dimiliki oleh BPR Legian per 3 Mei 2019 senilai Rp 175 miliar.

Adapun untuk Dana Pihak Ketiga (DPK) gambarannya Deposito ada Rp10 miliar lebih, tabungan Rp33,8 miliar, tabungan bank lain Rp1,3 miliar, kemudian untuk deposito bank lain Rp8,5 miliar. Namun, untuk jumlah nasabahnya masih dilakukan pendataan oleh LPS.

Sebelumnya Otoritas Jasa Keungan (OJK) mencabut izin Bank Perkrediten Rakyat (BPR) Legian yang beralamat di Jalan Gajah Mada No.125-127 Denpasar sejak 21 Juni 2019. Pencabutan karena tidak sehatnya keuangan BPR tersebut karena ulah pemegang sahamnya.

Kepala Kantor OJK Regional 8 (Bali dan Nusa Tenggara), Elyanus Pongsoda sebelumnya yakni mulai 28 Maret hingga 28 Mei 2019 BPR tersebut statusnya sudah dalam pengawasan khusus. Musababnya, penyertaan modal BPR di bawah 4 persen.

DPK ditetapkan dengan tujuan agar Pengurus melakukan penyehatan keuangan. Misalnya dengan menambah modal dan mencari investor. Namun, upaya tersebut gagal sehingga perlu dicabut izinnya.

Berikutnya, LPS akan melakukan rekonsiliasi dan verifikasi atas data simpanan dan informasi lainnya selama 90 hari kerja. Jadi, nasabah diminta untuk menunggu pengumuman pembayaran klaim. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.