The news is by your side.

Inilah Cerita dari Penampilan Janger Tertua dan Legendaris Itu saat Tampil di PKB

0

Oleh: Riki Z   |

Balicitizen.com, Denpasar – Penampilan janger tertua dan legendaris asal Denpasar yakni Janger Kedaton, Desa Adat Sumerta, Denpasar Timur sangat ditunggu. Janger yang tahun 1938 sempat pukau kota Batavia (kini Jakarta) itu kemarin ambil bagian dalam Pesta Kesenian Bali (PKB) ke 41 di Art Center Denpasar.

Janger ini adalah janger tertua di Denpasar, kini pemainnya adalah generasi baru para milenial, namun kemampuannya tak dapat diragukan lagi.

Lalu apa yang ditampilkan janger ini dalam pesta seni terbesar di Bali bahkan di Indonesia (PKB) itu?

Koordinator Janger Kedaton, Made Sudiatmika mengatakan pada penampilan di ajang PKB lewat Janger Melampan dengan mengangkat cerita “Hanoman Kecangkik”. Ia menjelaskan bahwa cerita ini diangkat dari Titah Raja Ayodya Sri Rama, Sang Hanoman melakukan perjalanan bersama pasukan kera menuju negeri Alengka untuk merebut kembali Dewi Sita yang merupakan permaisuri.

Sri Rama telah diculik oleh Raja Alengka Rahwana. Dalam perjalanan, sampailah Sang Hanoman di suatu tempat yang bernama Karang Siluman yang merupakan istana Raksasi Sayempraba yang bertugas menjaga tapal batas wilayah negeri Alengka.

Mengetahui maksud tujuan perjalanan Sang Hanoman, Sayempraba melakukan tipu daya, menyuguhkan berbagai makanan dan buah-buahan yang sudah dilumuri racun untuk menggagalkan perjalanan Sang Hanoman beserta pasukannya.

Dampak dari racun tersebut menyebabkan Sang Hanoman dan pasukannya mabuk dan buta. Alangkah sedih dan menyesal Sang Hanoman atas musibah yang menimpa diri beserta pasukannya. Dalam suasana menyakitkan dan memalukan itu, datanglah Sang Sempati kakak dari Jatayu memberikan pertolongan, karena sudah memperoleh anugerah dari Rsi Rawatmaja dengan meneteskan air liur ke mata Sang Hanoman atas perbuatan Sayempraba yang licik itu, terjadilah pertempuran sengit antara Sang Hanoman melawan Sayempraba yang telah berubah menjadi Rangda.

Sayempraba dapat dikalahkan, akhirnya Sang Hanoman beserta pasukannya berhasil melanjutkan perjalanan menuju negeri Alengka. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.