Temuan mereka Diposting hari ini Dalam jurnal ilmiah terkemuka Nature.
Para ilmuwan menggunakan mikrofon di penjelajah Mars Perseverance untuk mendengarkan suara. Mereka mendengar kecerdasan helikopter robotik yang terbang di depannya. Mengetahui persis di mana lampu sorot berada, di mana dan kapan helikopter terbang, mereka dapat menghitung berapa lama waktu yang dibutuhkan suara untuk mencapai mikrofon.
suasana lebih ramping
Bunyi merambat dengan kecepatan 240 meter per detik, sedangkan di Bumi merambat dengan kecepatan 340 meter per detik. Ini sudah diduga: atmosfer di Mars jauh lebih tipis, yang berarti gelombang suara merambat lebih lambat.
Tetapi tindakan lain tidak terduga. Mikrofon juga merekam bagaimana lampu sorot menembakkan sinar laser ke batu untuk mengukur komposisinya. Suara laser bergerak dengan kecepatan 250 meter per detik, yang merupakan kecepatan yang berbeda dari suara helikopter.
Setiap suara berbeda
Sementara Bumi memiliki satu kecepatan suara, ternyata Mars memiliki dua kecepatan suara: nada tinggi lebih cepat daripada nada rendah, sehingga setiap suara akan terdengar sangat berbeda.

Fikri Maulana adalah penulis di Balicitizen.com yang mengulas berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang objektif dan informatif, Fikri menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Robot Seukuran Burung Ini Mampu Berenang, Menyelam, dan Terbang dengan Satu Pasang Sayap
Peramban Chrome Catat Rekor Kecepatan di MacBook Pro M5
Rhino Linux 2026.1 Resmi Dirilis, Hadirkan Edisi Lomiri dengan Dukungan Kernel Linux 7.0