© Reuters
Kembali ke Middle-earth dalam pengerjaan! Studio film Warner Bros. telah menandatangani perjanjian untuk adaptasi film lebih lanjut dari buku J.R.R. Tolkien “The Lord of the Rings” dan “The Hobbit.”
GVsumber: Penjaga
CEO Warner Bros. Discovery David Zaslav mengumumkan Kamis bahwa perusahaannya telah mencapai kesepakatan untuk “banyak film.” Tidak jelas berapa banyak uang yang terlibat dalam kesepakatan dengan Grup Embracer Swedia, yang telah memiliki hak atas alam semesta “Lord of the Rings” sejak 2022.
Film-film tersebut akan diproduksi oleh perusahaan produksi New Line Cinema, yang juga memproduksi trilogi orisinil sutradara Peter Jackson yang sangat sukses. Film-film itu meraup hampir 3 miliar euro di seluruh dunia, dan sekuel The Return of the King memenangkan 11 Oscar.
Jackson dan lawan mainnya di Lord of the Rings Fran Walsh dan Philippa Boyens juga terlibat lagi, meskipun belum dikonfirmasi apakah mereka akan membuat filmnya. “Warner Bros. dan Embracer terus memberi kami informasi terbaru,” bunyi siaran pers. Kami berharap dapat terus berbicara dengan mereka tentang visi mereka untuk waralaba.
Belum jelas seperti apa film-film barunya. Menurut Mike De Luca dan Pam Abdi, direktur divisi film Warner Bros., “kami tidak perlu meninjau kembali apa yang telah ditampilkan oleh film-film Peter Jackson” karena “alam semesta yang luas, kompleks, dan luas yang diimpikan J.R.R. Tolkien bersama sebagian besar tetap ada belum dijelajahi.”
Proyek yang ada
New Line dan Warner Bros Animation sedang mengerjakan film fitur animasi The Lord of the Rings: War of the Rohirrim, yang menceritakan kisah Helm Hammerhand, pemimpin legendaris kerajaan Rohan. Film ini seharusnya diputar di bioskop pada April 2024.
Amazon juga memiliki hak siar TV untuk “The Lord of the Rings”. Musim pertama yang mengecewakan dari “The Lord of the Rings: Rings of Power” menelan biaya lebih dari 400 juta euro.

Tania Safitri adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu-isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Tania menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kebutuhan dan minat pembaca, sekaligus membantu mereka memahami berbagai peristiwa yang sedang menjadi perhatian publik.


Berita Lainnya
Indonesia Perkuat Strategi Wisata Olahraga melalui Seri Lari Geopark 2026–2027
Produser Intan Kieflie Bawa Deretan Film Horor Indonesia ke Pasar Film Cannes
Australian Chamber Orchestra Akuisisi Viola Langka Maggini Tahun 1610