Koresponden NOS Mustafa Margadi mulai bekerja sangat lambat. Ini diumumkan Kamis pagi Majalah NOS Radio 1. Pada bulan Januari, Margadi yang berusia 39 tahun terluka dalam kecelakaan mobil di Pulau Jawa, Indonesia.
Dalam kecelakaan itu, Marghadi mengalami patah rahang dan gegar otak. Wartawan itu berada di dalam mobil yang ditabrak truk. Marghadi sendiri tidak berada di belakang kemudi dan sedang tertidur saat tabrakan terjadi.
Dia mengatakan reporter itu telah pulih dari patah rahang. Dia memiliki bekas luka permanen di wajahnya dan tampaknya telah pulih sepenuhnya dari gegar otak. “Dia tetap harus hati-hati,” kata rekannya Astrid Krssibohm. “Itu mulai bekerja sangat lambat.”
Seorang pendengar yang waspada mendengar Marghadi kembali mengudara pada hari Kamis. “Senang mendengar Mustafa lagi,” katanya. “Saya juga berpikir sangat menyenangkan dia mengudara lagi,” kata Krssibaum.
Dengarkan juga Podcast AD Media di bawah ini atau berlangganan di Spotify atau iTunes. Temukan semua podcast kami di ad.nl/podcast.
Tonton video pertunjukan dan hiburan di bawah ini:
Akses gratis tanpa batas ke Showbytes? Yang dapat!
Masuk atau buat akun dan jangan pernah melewatkan apa pun dari para bintang.

Tania Safitri adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu-isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Tania menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kebutuhan dan minat pembaca, sekaligus membantu mereka memahami berbagai peristiwa yang sedang menjadi perhatian publik.

Berita Lainnya
Indonesia Perkuat Strategi Wisata Olahraga melalui Seri Lari Geopark 2026–2027
Produser Intan Kieflie Bawa Deretan Film Horor Indonesia ke Pasar Film Cannes
Australian Chamber Orchestra Akuisisi Viola Langka Maggini Tahun 1610