BALICITIZEN

Ikuti perkembangan terkini Indonesia di lapangan dengan berita berbasis fakta PosPapusa, cuplikan video eksklusif, foto, dan peta terbaru.

Kosovo menutup dua penyeberangan perbatasan dengan Serbia di tengah kerusuhan di utara

Agensi Pers Prancis

NOS. Beritadiubah

Di Kosovo utara, polisi menutup dua penyeberangan perbatasan dengan Serbia karena kerusuhan di bagian negara itu. Polisi memutuskan untuk melakukannya karena banyak jalan dengan kendaraan ditutup. Media lokal melaporkan bahwa sirene juga terdengar di utara.

Ini menyangkut transfer di Yarenje dan Brncak, di mana ada bentrokan sebelumnya. Para pengunjuk rasa menggunakan truk penuh kerikil untuk memblokir jalan. Polisi juga mengatakan tembakan dilepaskan ke arah petugas, tetapi tidak ada yang terluka.

Kerusuhan tersebut terkait dengan aturan baru yang akan berlaku bagi warga Serbia pada tengah malam. Undang-undang itu membuat marah orang-orang Serbia, yang merupakan kelompok besar di utara.

Pemerintah Kosovo ingin mewajibkan mereka, mulai besok, menggunakan plat nomor Kosovo. Saat ini, banyak orang Serbia masih mengemudikan mobil dengan plat nomor Serbia. Sejak kemerdekaan Kosovo pada tahun 2008 (yang tidak diakui Serbia), Kosovo memiliki plat nomor sendiri.

Selain itu, orang Serbia yang memasuki Kosovo harus mengajukan semacam dokumen masuk di perbatasan mulai besok, kartu identitas mereka tidak lagi mencukupi.

Setelah intervensi Uni Eropa, negara-negara akhirnya menyetujui solusi sementara, di mana label akan ditempatkan pada bagian-bagian tertentu dari pelat nomor. NATO masih hadir di kawasan itu dengan sekitar 4.000 tentara untuk menjaga perdamaian. Penjaga perdamaian Italia terlihat di jalan-jalan di sekitar Mitrovica, di mana sirene berbunyi malam ini.