Keempat orang dewasa itu ditemukan sekitar pukul 7 malam (waktu setempat) di Lafayette Square Garden di sebelah Gedung Putih, beberapa puluh meter dari patung mantan Presiden Andrew Jackson. Juru bicara itu mengatakan bahwa fakta bahwa para korban selamat sejauh ini sebagian disebabkan oleh tergesa-gesa intelijen AS.
Apa yang sebenarnya terjadi masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Tidak jelas mengapa orang-orang berada di taman. Pembicara menyarankan orang untuk tidak mencari perlindungan di bawah pohon selama badai petir. “Ini adalah tempat yang sangat berbahaya,” katanya.
Teks berlanjut di bawah video.
Seluruh area bergetar
Peringatan badai petir parah dikeluarkan di Washington Kamis malam. Seorang ahli meteorologi mengkonfirmasi kepada Washington Post bahwa taman di dekat Gedung Putih disambar petir. Seorang saksi mata mengatakan kepada surat kabar Amerika bahwa sambaran petir dan sambaran berikutnya “sangat besar”. “Seluruh area berguncang, sepertinya ada bom yang meledak,” kata saksi mata.
Menurut surat kabar Amerika, sekitar 23 orang meninggal setiap tahun di Amerika Serikat akibat sambaran petir.

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark