NASA memiliki $500 juta untuk setiap “misi saudara”. Ini seharusnya mengukur komposisi atmosfer kompak Venus dan menjelaskan mengapa planet ini berevolusi begitu berbeda dari Bumi. Ini juga dapat memberikan wawasan tentang efek rumah kaca.
Diasumsikan bahwa gambar beresolusi tinggi akan ditransmisikan dari “mosaik” geologis yang unik, yang dapat menyerupai benua. Juga diperiksa apakah ada lautan di Venus. CEO NASA Bill Nelson mengatakan misi “memberikan seluruh komunitas ilmiah kesempatan untuk menjelajahi planet yang belum pernah kita kunjungi selama lebih dari 30 tahun.”
‘menakjubkan’
Badan antariksa Jerman, Prancis, dan Italia terlibat. Kepala Ilmu Pengetahuan NASA merasa “mengejutkan” bahwa hanya ada sedikit pengetahuan yang tersedia tentang Venus, tetapi dia berharap untuk mengetahui banyak tentang segala hal mulai dari gunung berapi hingga inti Venus. “Seolah-olah kita menemukan kembali planet ini.”
Misi terakhir NASA ke Venus, Magellan, tiba pada 1990. Sejak itu, misi lain melewati planet dengan suhu rata-rata 460 derajat.
Pembaruan Makan Siang
Setiap hari selama makan siang update berita yang paling penting.
Alamat email tidak valid. Silakan isi lagi.
Baca baca Sini Kebijakan Privasi kami.

Fikri Maulana adalah penulis di Balicitizen.com yang mengulas berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang objektif dan informatif, Fikri menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Robot Seukuran Burung Ini Mampu Berenang, Menyelam, dan Terbang dengan Satu Pasang Sayap
Peramban Chrome Catat Rekor Kecepatan di MacBook Pro M5
Rhino Linux 2026.1 Resmi Dirilis, Hadirkan Edisi Lomiri dengan Dukungan Kernel Linux 7.0