The news is by your side.

MUDP Sepakat Jika KB Bali 4 Anak

0

Oleh: Rosid  |

Balicitizen.com, Denpasar – Di Bali program pemerintah dalam Keluarga Berencana (KB) dua anak cukup disebut cukup berhasil. Kebijakan ini berhasil karena dilibatkannya Desa Adat oleh pemerintah yang beberbentuk awig-awig atau perarem.

Bendesa Agung Majelis Utama Desa Pekraman (MUDP) Provinsi Bali, Jero Gede Putus Upadesha menyebut masyarakat Bali sangat komunal. Sehingga apa yang diputuskan oleh banjar dan pemerintah pasti dituruti. Jadi, saat kampamye KB dulu, pemerintah merangkul banjar-banjar yang ada di Bali. Mereka disuruh membuat peraturan agar ikut menyukseskan program KB.

“Jadi masyarakat di sini masyarakat kolektifas, kalau pemimpinnya bilang A, dia ikut, kalau pemerintah bilang dua aanak ya cukup,” katanya, Senin (1/7).

Selain itu, dulu juga dibuatkan sanksi administratif bagi yang tidak menurut. Untuk masyarakat mereka disanksi secara moral yakni dengan meminta maaf. Sementara bagi pejabat pemerintahan sanksinya berupa penundaan kenaikan jabatan.

Selain itu, pemerintah juga melibatkan Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk ikut mengawasi. Jadi, mereka memastikan benar apa tidak masyarakat menjalankan program KB dua anak ini.

“Iya karena lewat banjar, saya dulu di lingkungan polisi, dalam rumah tangga itu, benar enggak dia punya anak dua,” kata dia.

Terkait instruksi tersebut, ia cukup setuju. Namun, pemerintah juga harus memberikan jaminan kepada masyarakat. Misalnya bagaimana akaes pendidikan dan kesehatannya. Atau memberi semacam subsidi kepada masyarakat yang memiliki anak lebih dari satu. Ari/Balicitizen

Berita Terkait

Leave A Reply

Your email address will not be published.