Cleo diculik semalaman dari sebuah tenda selama liburan berkemah pada 16 Oktober, dan ditemukan pada hari Selasa di Caernarvon, desa Australia tempat dia dan orang tuanya tinggal. “Kami ingin berterima kasih secara khusus kepada Polisi Negara Bagian Australia Barat, semua orang yang membantu pencarian asli, komunitas di Carnarvon, bisnis lokal, dan tentu saja keluarga dan teman-teman kami,” katanya dalam sebuah pernyataan.
“Kami merasa rendah hati dengan cinta dan dukungan yang kami terima, tidak hanya dari komunitas kami sendiri tetapi dari seluruh Australia Barat dan seluruh negara,” kata orang tua Cleo. Kabar hilangnya putri mereka secara misterius juga santer terdengar hingga ke luar negeri. Cleo telah dijuluki “Maddy Australia”, setelah gadis Inggris yang menghilang tahun lalu saat berlibur di Portugal.
Petugas menemukan gadis itu di rumah yang terkunci, dan seorang pria berusia 36 tahun ditangkap. Ketika polisi menanyakan namanya ketika mereka menemukan gadis itu, dia menjawab, “Nama saya Cleo.” “Kami sangat bersyukur bahwa kami dapat memeluk gadis kecil kami lagi, dan bahwa keluarga kami lengkap lagi. Saat kami mencoba untuk kembali ke jalur yang benar dalam hidup, kami meminta Anda menghormati privasi kami.”
:quality(50)/cdn-kiosk-api.telegraaf.nl/61a7e9bc-3e24-11ec-947f-02c309bc01c1.jpg)

Rangga Kusnadi adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Rangga menghadirkan berita serta cerita yang relevan dengan kehidupan masyarakat dan kebutuhan pembaca sehari-hari.

Berita Lainnya
Foto yang digunakan influencer Belanda untuk menyebarkan propaganda pro-Trump
Ukraina mungkin mengerahkan pesawat F-16 Belanda di Rusia
Anak-anak Jerman meninggal setelah sebuah lubang runtuh di bukit pasir di Denmark