
produksi ANP kan sumber: AP
Amsterdam
Rijksmuseum membuka pameran kemerdekaan Indonesia minggu ini, yang telah menerima pinjaman terbesar dari Arsip Nasional. Ini terkait dengan 130 buah yang diumumkan pada hari Rabu. Galeri Revolusi! Indonesia Merdeka “menggambarkan perjuangan kemerdekaan” melalui kacamata orang-orang yang telah mengalaminya secara dekat.
Barang yang dipinjamkan antara lain foto, pamflet, bendera, gelang dan poster. Menurut Rijksmuseum, gambar-gambar ini terutama berasal dari arsip dinas intelijen militer Belanda NEFIS dan Intelijen Pasukan Belanda dan dari koleksi foto mereka. “Banyak dari karya tersebut adalah yang pertama kali ditampilkan,” kata Rijksmuseum.
Arsip Nasional adalah lembaga kearsipan publik terbesar di Belanda. Avlon Dweck, arsiparis negara bagian, mengatakan dia sangat bangga bahwa arsip NEFIS adalah bagian dari galeri. Menurutnya, arsip ini adalah “catatan kertas bagian konfrontatif dari sejarah Belanda dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia”. Misalnya, ada bendera-bendera gerakan kemerdekaan di arsip, yang “tentara Belanda justru merobek tembok dan menyita, dan kadang-kadang plesternya masih terbuka.”
Pembukaan
‘revolusi! Indonesia Merdeka” dapat dikunjungi mulai 11 Februari.
Sebelumnya diumumkan bahwa Yayasan KUKB yang menurut situs web advokasi korban penjajahan Belanda, melaporkan diskriminasi dan penghinaan kolektif terhadap Rijksmuseum karena penggunaan istilah ‘Perciap’ (kesiapsiagaan) dalam pameran. Menurut yayasan, istilah itu rasis dan menstigmatisasi. Istilah ini digunakan sebagai seruan perang oleh para pejuang kemerdekaan Indonesia selama periode setelah pendudukan Jepang di Hindia Belanda saat itu.

Tania Safitri adalah penulis di Balicitizen.com yang meliput berbagai topik, termasuk berita, politik, bisnis, teknologi, olahraga, hiburan, dan gaya hidup. Ia berfokus pada penyajian informasi yang jelas, akurat, dan mudah dipahami, sehingga pembaca dapat mengikuti perkembangan isu-isu terkini dengan lebih baik. Melalui pendekatan yang informatif dan berimbang, Tania menghadirkan laporan serta cerita yang relevan dengan kebutuhan dan minat pembaca, sekaligus membantu mereka memahami berbagai peristiwa yang sedang menjadi perhatian publik.

Berita Lainnya
Indonesia Perkuat Strategi Wisata Olahraga melalui Seri Lari Geopark 2026–2027
Produser Intan Kieflie Bawa Deretan Film Horor Indonesia ke Pasar Film Cannes
Australian Chamber Orchestra Akuisisi Viola Langka Maggini Tahun 1610